Tampilkan postingan dengan label grafkom2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label grafkom2. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Mei 2011

Membuat Objek UFO sederhana dengan menggunakan VRML

Kembali dengan VRML.
Sedikit mengulas tentang VRML. VRML adalah salah satu bahasa komputer untuk membuat model objek 3 dimensi dalam dunia virtual. Objek yang akan dibuat dalam hal ini adalah objek 3 Dimensi atau yang biasa disebut dengan objek 3D.

Objek yang saya posting pada tulisan ini adalah sebuah objek UFO sederhana. Objek UFO ini menggunakan VRML versi 2.0 yang sudah di perbaharui dari VRML versi 1.0. Objek UFO ini menggunakan kombinasi dua buah objek, yaitu objek Bola dan juga objek silinder.
Untuk penjelasan Logikanya ada di bawah ini setelah Listing Program :

Listing Program

#VRML V2.0 utf8

# A Cylinder
Shape {
appearance Appearance {
material Material {
diffuseColor 1 0.8 0.4
specularColor 1 0 1
shininess 1
}
}
geometry Cylinder {
height 0.2
radius 3
}
}
# A Sphere
Shape {
appearance Appearance {
material Material {
diffuseColor 0.5 0.5 0.5
transparency 0.0
}
}
geometry Sphere {
radius 1
}
}




Pada listing program diatas adalah listing pada VRML untuk membuat objek UFO. Pertama tanda kres ( # ) merupakan tanda yang mengartikan bahwa semua yang ada pada baris tersebut di jadikan komentar, sehingga tidak akan di eksekusi.
Setelah itu pembuatan objek mulai dilakukan, objek yang di buat pertama kali adalah objek Silinder.


Shape {
appearance Appearance {
material Material {
diffuseColor 1 0.8 0.4
specularColor 1 0 1
shininess 1
}
}


Logika Program

Shape adalah node dasar yang digunakan untuk membuat sebuah objek sederhana. Pada contah diatas dapat diterangkan sebagai berikut yaitu Node Shape yang memiliki field appearance dan geometry. Sedangkan field appearance di isi dengan Node Apperance yang juga memiliki fields material dan diisi Node Material. Field appearance pada node Shape digunakan untuk memberi warna tekstur dan transparansi serta sifat-sifat yang lain. Dan Material berisi pewarnaan dari objek tersebut.
Isi dari Material itu adalah diffuseColor yang artinya adalah warna dasar. Pewarnaan ini berdasarkan RGB(Red, Green, dan Blue) dengan skala 0 hingga 1. Jika di beri skala lebih dari 1 maka yang akan tampil tetaplah dengan skala 1.
SpecularColor adalah warna gradasi yang tidak terlalu mencolok. Sedangkan shininess adalah kecerahan dari objek tersebut.


geometry Cylinder {
height 0.2
radius 3
}


Geometry disini merupakan perintah untuk membentuk objek yang akan dibuat. Untuk objek silinder perintah yang dibuat adalah Cylinder. Cylinder ini terdiri dari heigth dan radius. Height dapat dikatakan ketebalan dari silinder tersebut, sedangkan radius adalah jari-jari dari silinder tersebut.

Untuk objek bola cara membuatnya hampir sama, yang membedakan hanyalah pada geometrinya.


geometry Sphere {
radius 1
}


Objek bola di buat dengan perintah Sphere yang mengandung perintah radius. Semakin besar Radius maka bola akan semakin besar.

Dengan demikian maka objek yang akan tampil adalah sebagai berikut outputnya.

Output Object VRML











[+] Baca Selengkapnya...

Rabu, 09 Maret 2011

Deskripsi/Skenario Objek yang akan dibuat menggunakan VRML

VRML

Setelah sebelumnya sudah di jelaskan apa itu VRML, kali ini akan dijelaskan deskripsi atau skenario singkat tentang apa yang akan dibuat menggunakan vrml kedepannya..

Untuk membuat objek menggunakan VRML, saya akan membuat objek dari rumah saya sendiri. Rumah saya terletak di pinggir jalan yang cukup besar. Memiliki Gerbang dan struktur rumahnya meningkat, dalam artian lebih tinggi dari jalan. Sehingga terdapat pijakan tangga pada depan rumah jika ingin menuju ke dalam rumah. Pada halaman depan rumah terdapat beberapa tanaman dalam pot, dan juga terdapat sedikit halaman rumput. Juga terdapat satu buah garasi didepannya..

Kurang lebih seperti itu Deskripsi singkat mengenai objek yang akan saya buat nantinya..

Terima Kasih..

[+] Baca Selengkapnya...

Minggu, 27 Februari 2011

Bagaimana monitor bekerja, dan mengeluarkan warna?

Monitor..

Semua orang pasti punya monitor..
TV atau Televisi juga merupakan jenis dari monitor.. Jenis nya macam - macam seiring dengan perkembangan jaman..
Ada yang Model CRT atau tabung..
Ada yang LCD, dengan cairan crystal..
Dan yang terbaru ada yang LED.. Woooow..

Tapii.. tahu tidak bagaimana monitor itu bekerja terutama mengeluarkan warna dan perpaduan warna, sehingga tercipta gambar yang tajam dan indah?

Yuk Kita lihat di mari..




Monitor CRT



Prinsip kerja monitor konvensional, monitor CRT (Cathode Ray Tube), sama dengan prinsip kerja televisi yang berbasis CRT. Elektron ditembakkan dari belakang tabung gambar menuju bagian dalam tabung yang dilapis elemen yang terbuat dari bagian yang memiliki kemampuan untuk memendarkan cahaya. Sinar elektron tersebut melewati serangkaian magnet kuat yang membelok-belokkan sinar menuju bagian-bagian tertentu dari tabung bagian dalam.

Begitu sinar tersebut sampai ke bagian kaca tabung TV atau monitor, dia akan menyinari lapisan berpendar, menyebabkan tempat-tempat tertentu untuk berpendar secara temporer.

Setiap tempat tertentu mewakili pixel tertentu. Dengan mengontrol tegangan dari sinar tersebut, terciptalah teknologi yang mampu mengatur pixel-pixel tersebut untuk berpendar dengan intensitas cahaya tertentu. Dari pixel-pixel tersebut, dapat dibentuklah gambar.

Teorinya, untuk membentuk sebuah gambar, sinar tadi menyapu sebuah garis horizontal dari kiri ke kanan, menyebabkan pixel-pixel tadi berpendar dengan intensitas cahaya sesuai dengan tegangan yang telah diatur. Proses tersebut terjadi pada semua garis horizontal yang ada pada pixel layar, dan ketika telah sampai ujung, sinar tersebut akan mati sementara untuk mengulang proses yang sama untuk menghasilkan gambar yang berbeda. Makanya Belia dapat nonton objek yang seolah-olah bergerak di layar televisi atawa monitor.

Pada masa awal-awal kelahira nteknologi televisi, para ilmuwan yang merancang televisi dan tabung gambar menemui hambatan teknis. Seperti yang Belia tahu, TV zaman baheula belumlah sekeren dan secanggih sekarang, eh maksudnya belum mampu menampilkan detail gambar seperti sekarang.

Dulu, lapisan yang berpendar dalam tabung gambar kualitasnya nggak sebaik sekarang. Jadi kualitas pixel yang dihasilkan juga tidak seoptimal sekarang. Kini, seiring dengan perkembangan teknologi komputer yang membutuhkan kualitas TV dan monitor tabung yang lebih baik, untungnya kualitas lapisan berpendar dalam tabung monitor telah lebih baik.

Hasilnya diperoleh tabung gambar yang mampu menghasilkan gambar dengan resolusi yang lebih tinggi. Wajar aja, soalnya komputer banyak berurusan dengan text, dan itu membutuhkan detil gambar yang tinggi.


Monitor LCD



Liquid Crystal Display (LCD): Sebuah teknologi layar digital yang menghasilkan citra pada sebuah permukaan yang rata (flat) dengan memberi sinar pada kristal cair dan filter berwarna. Sebuah sumber sinar flourescent, atau backlight, merupakan lapisan paling bawah. Sinar ini akan melewati filter pertama dari dua filter pengatur (polarizing). Sinar yang telah terpolarisasi kemudian melewati sebuah lapisan yang berisi ribuan bintik kristal cair yang dijajarkan pada sebuah kontainer kecil yang dinamakan cell. Setiap sel, juga dijajarkan membentuk barisan pada layar; satu cell atau lebih akan membentuk satu pixel (ukuran titik terkecil pada sebuah layar). Sumber elektrik di sekeliling LCD membentuk sebuah medan elektrik yang akan menggetarkan molekul kristal, yang akan mengatur sinar yang akan lewat pada lapisan kedua berupa filter yang terpolarisasi dan melewatinya. Pada sebuah layar LCD monokrom, seperti pada sebuah PalmPilot atau jam tangan digital, demikianlah cara kerjanya: Penutup membuka, dan pekerjaan selesai. Tetapi pada LCD berwarna, seperti pada PC laptop, cara kerjanya lebih kompleks.

Pada sebuah panel LCD berwarna, setiap pixel terdiri atas tiga buah cell kristal cair. Setiap ketiga cell tersebut memiliki filter merah, hijau, atau biru (red-green-blue/RGB). Sinar yang melewati cell yang terfilter tersebut akan menciptakan warna yang Anda lihat pada LCD. Kadang-kadang sistem yang mengirimkan arus listrik pada satu cell atau lebih tidak berjalan dengan baik; kejadian tersebut menimbulkan adanya pixel yang gelap dan "rusak".

Hampir semua LCD berwarna modern--sebagai layar laptop atau monitor desktop--menggunakan sebuah transistor film yang tipis (thin-film transistor/TFT), yang dikenal sebagai active matrix, untuk menghidupkan setiap cell. LCD TFT menciptakan citra yang lebih jelas, jernih dan terang. Teknologi LCD terdahulu sangat lambat, kurang efisien, dan kontrasnya sangat rendah. Teknologi matriks terdahulu, passive-matrix, mampu menampilkan teks yang jelas tetapi meninggalkan bayangan jika tampilan berubah dalam waktu cepat, sehingga tidak optimal untuk video. Saat ini, sebagian besar palmtop hitam-putih, pager, dan telepon seluler menggunakan LCD passive-matrix.


Monitor LED



LED menggunakan cahaya pancaran diode (light emitting diode) sebagai sumber cahaya televisi. LED menggunakan diode untuk membuat banyak vibrant dan image yang berwarna-warni. Warna hitam akan menajdi benar-benar hitam, bukan hitam abu-abu, dan warna LED lebih realistic dibandingkan televisi LCD. Televisi LED memiliki kontras rasio 500,000:1, juga refresh rate yang tinggi.

Sumber:

http://pusat-teknologi.blogspot.com/2010/11/perbedaan-monitor-crt-lcd-dan-led.html

http://www.ruzman.co.tv/2009/01/cara-kerja-monitor-lcd.html

http://hardware.infogue.com/cara_kerja_monitor

[+] Baca Selengkapnya...

Minggu, 20 Februari 2011

VRML(Virtual Reality Modelling Language)

Kali ini kita akan membahas tentang VRML..
VRML? Apa Itu VRML?

Pengertian VRML

VRML adalah salah satu bahasa komputer untuk membuat model objek 3 dimensi dalam dunia virtual. Tidak hanya itu, untuk mensimulasi objek yang bergerakpun dapat dilakukan dengan VRML. Walau sebelumnya diperkirakan akan mati, tapi ternyata makin banyak aplikasi lain yang mengintegrasikan dukungan format file VRML. Harus diakui masih sedikit tool authoring yang mendukung penggenerasian VRML secara GUI. Mungkin ini salah satu sebab yang membuat orang jarang memakai VRML bagi proyek multimedianya. Namun di balik itu, di bidang pendidikan ternyata banyak proyek-proyek yang memanfaatkan VRML guna melakukan animasi atau verifikasi secara visual. Ini tentu saja tidak lepas dari multifungsi VRML, yang salah satunya memudahkan presentasi lewat media internet. Selain itu kemampuan VRML versi 2.0-nya yang mendukung bahasa skrip seperti ECMAScript (skrip VRML), Javascript dan Java memegang peranan sangat penting.



Sejarah VRML

untuk pertama kalinya tahun 1994 VRML versi pertamanya diperkenalkan. VRML, seperti halnya HTML adalah bahasa skrip dalam format teks polos (ASCII pada versi 1.0 ataupun utf8 pada versi 2.0). Bedanya VRML digunakan untuk menggambarkan scene 3 dimensi dalam ruangan virtual. Disebut ruangan virtual karena kita seakan-akan berada dalam ruangan yang bisa melihat objek 3D dari sudut pandang yang kita inginkan, tidak dengan berjalan kaki, tapi dengan memanfaatkan interface komputer dalam berinteraksi dengan monitor, seperti contohnya dengan menggunakan mouse. Namun dalam versi pertamanya ini semua objek geometri masih statik, tidak mempunyai kemungkinan bergerak. Interaksi dinamis antara user dengan objek masih terbatas, komunikasi antara objek satu dengan lainnya juga belum dimungkinkan. Kelemahan ini segera teratasi dengan dikeluarkannya spesifikasi baru VRML 2.0 pada tahun 1996. Dengan versi baru ini, maka terbuka kemungkinan baru bagi penggunaan VRML, seperti yang banyak digunakan adalah animasi. Versi ini sekarang juga disebut dengan standar ISO VRML97 yang merupakan format file grafik 3D standar untuk aplikasi Internet maupun WWW. Secara prinsip tidak ada perbedaan antara VRML 2.0 dengan VRML97, sehingga kita akan menyebutnya VRML97, dan spesifikasi inilah yang akan digunakan sebagai referensi dalam artikel ini.

Sebenarnya banyak proyek yang memanfaatkan VRML, hal ini dapat dilihat di situs Web konsorsium Web3D, www.vrml.org. Kebanyakan VRML ini tidak digunakan sebagai satu-satunya bahasa pemrograman, melainkan dipadukan dengan tool lainnya. Salah satu contohnya adalah proyek Interactive Robot Manipulation with VRML 2.0 yang dilakukan oleh DLR (German Eurospace Center) yang memadukan VRML dengan Java3d Robots. Contoh satu lagi adalah proyek Autonome Walking di Universitas Duisburg yang menggunakan VRML sebagai visualisasi dari tools Walking Pattern Generator yang ditulis dengan bahasa C++.

Untuk sekedar diketahui, VRML adalah salah satu teknik pemrograman objek 3D interaktif di Internet disamping Java3D dan X3D di bawah bendera konsorsium Web3D.



Fitur - fitur dan Jenis dari VRML

Ada kode VRML yang dapat digunakan untuk mengubah warna gambar untuk naungan apapun yang browser Web adalah mampu menampilkan, atau menambahkan gambar bertekstur ke permukaan objek yang sebelumnya telah Anda upload ke website. VRML juga mampu membuat objek yang tampil transparan atau dari pemuatan beberapa gambar dari waktu ke waktu untuk memberikan tampilan animasi. Fitur lebih maju dari VRML meniru beberapa fungsi program yang lebih tinggi-end seperti Flash dengan memungkinkan Anda untuk mengatur gambar untuk berubah berdasarkan klik mouse atau waktu berlalu.
Standar dasar untuk VRML dijelaskan oleh ISO telah dimodifikasi oleh banyak individu dan organisasi untuk menyediakan fungsionalitas baru. Proyek open source yang disebut OpenVRML telah memodifikasi bahasa untuk memungkinkan untuk digunakan oleh sistem operasi dan browser Web yang kurang digunakan.Ada juga program pihak ketiga seperti “ALZip” atau “gzip” yang dapat digunakan untuk kompres objek 3D yang dibuat oleh VRML sehingga gambar pada beban situs lebih cepat.

Browser VRML


Sebelum kita mulai belajar menggunakan VRML-nya sendiri, ada baiknya kita tahu browser apa saja yang dapat digunakan untuk menampilkan VRML. File VRML biasanya mempunyai akhiran wrl, berasal dari world. Dalam bentuk terkompresi, akhiran ini bisa juga lain seperti wrz atau wrl.gz. Ini tidak bermasalah, sebab biasanya browser juga mendukung jenis file yang terkompresi. Untuk dapat menampilkan isi file ini, tentu saja dibutuhkan aplikasi yang bisa menginterpretasikan bahasa VRML. Dalam praktiknya, aplikasi ini sebagian besar dibuat dalam bentuk plugin yang berjalan di bawah kontrol browser seperti IE, Netscape, ataupun Opera. Situs Web www.vrml.org menyediakan banyak resource untuk VRML, termasuk browser dan plugin untuk VRML. Dalam bentuk plugin dapat disebutkan antara lain Blaxxun Contact, BlenderWeb Plugin, Cosmo Player, Viscape, dll. Biasanya plugin tersebut tidak hanya mampu untuk menampakkan VRML, melainkan juga format 3D lainnya.

Selain dalam bentuk plugin tentu saja ada juga browser dalam bentuk aplikasi standalone. Contohnya antara lain, OpenVRML, FreeWRL, VRWeb, VRMLView dari SIM, Cortona VRML, dan sebagainya. Beberapa aplikasi komersial seperti Open Inventor dari TSG bahkan telah mendukung VRML, tidak hanya dalam level konversi antarformat file, tapi sebagai tool authoring untuk VRML.

Gambar-gambar yang ditampilkan dalam artikel ini sendiri dicapture dari plugin Blaxxun Contact yang dapat didownload dari ftp.blaxxun.com. Sayang software ini hanya berjalan di sistem operasi Windows. Bagi pemakai Unix dapat mencoba OpenVRML atau FreeWRL. OpenVRML sebenarnya adalah tools untuk pembuatan aplikasi VRML dengan menyertakan contoh program browser VRML yang masih sederhana.


Demikian penjelasan singkat dari apa itu VRML..

sumber:
http://www.master.web.id/mwmag/issue/05/content/tutorial-vrml-1/tutorial-vrml-1.html
http://www.ehow.com/about_4682422_what-virtual-reality-modeling-language.html

[+] Baca Selengkapnya...